INFO TERBARUSELAMAT DATANG DI WEBSITE RSUD MAS AMSYAR KASONGAN

Kateter Serat Optik: Mengubah Cara Dokter Memantau Tubuh Manusia

Bookmark and Share
Selasa, 12 Mei 2015 - 22:22:02 WIB » Diposting oleh : Administrator » Hits : 1791 » Kesehatan

ADMIN - Sebuah kateter serat optik yang unik dengan potensi untuk mengubah cara dokter memantau beberapa fungsi inti tubuh manusia sedang dipersiapkan untuk produksi komersial di Australia Selatan.

Dikembangkan oleh tim erbasis di Medical Device Research Institute (MDRI) di Universitas Flinders di Adelaide, kateter pressure-sensing dapat merekam aktivitas otot dalam tubuh ke tingkat detail yang sebelumnya tidak berpikir.

Bahkan, alat tersebut dijuluki "Teleskop Hubble-nya gastroenterologi" oleh salah satu ahli klinis ketika secara konsep pertama kali diperkenalkan pada tahun 2010.

Peneliti meluncurkan alat ini dengan fungsi yang begitu komprehensif dibandingkan dengan apa yang kateter konvensional tawarkan bahwa alat tersebut memberikan pengetahuan baru ke dalam peran usus dalam sistem pencernaan.

"Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas di dalam usus besar secara dramatis lebih kompleks daripada yang terlihat sebelumnya," kata Arkwright. Dan itu menunjukkan lbahwa teknologi kedokteran terus berkembang.

Empat tahun kemudian, versi yang lebih canggih dari kateter menarik minat besar pada dua pameran dagang peralatan medis baru-baru ini di Eropa, dan Prof Arkwright sejak memenuhi panggilan dari perusahaan di Eropa, Asia dan Amerika Serikat.

Tim peneliti - yang meliputi spesialis dari Universitas Flinders, Flinders Medical Centre (FMC), CSIRO dan Queensland Griffith University - juga memenangkan penghargaan tertinggi di bulan lalu 2014 Australian Engineering Excellence Awards.

Dalam hal ini, inovasi ada pada penggunaan kabel serat optik, yang memungkinkan sensor untuk ditempatkan hanya satu sentimeter terpisah dari kateter dengan ukuran yang tidak terlalu besar dan tidak fleksibel. Kateter kolon tradisional memiliki sensor 10 cm yang akan membuat kurng akuratnya informasi yang didapatkan.

Dengan serat optik kita dapat menggunakan spektrum optik untuk kepentingan kita. Alih-alih menggunakan kabel atau serat yang terpisah untuk memantau di lokasi yang berbeda kita dapat menggunakan spektrum warna cahaya yang berbeda. Hanya dengan serat optik tunggal Anda dapat memonitor hingga 36 lokasi untuk dapat mengukur tekanan atau temperatur.

Prof Arkwright, kemudian di CSIRO, mengembangkan konsep untuk digunakan dalam kerongkongan, menyusul pendekatan dari Rumah Sakit Adelaide khusus Wanita & Anak pada tahun 2005 sehubungan dengan masalah tertentu pada bayi baru lahir.

Gangguan motilitas (pergerakan material dalam usus) merupakan masalah yang signifikan pada orang dewasa, mempengaruhi hingga 30 persen dari populasi. Diagnostik pada kasus-kasu tersebut menjadi fokus pengembangan peneliti terkait.

Pada tahun lalu penelitian telah diperluas untuk memeriksa usus kecil, sebagian melalui kolaborasi dengan KULeuven di Belgia, salah satu rumah sakit pendidikan terbesar di Eropa. Diharapkan pengembangan alat tersebut bisa lebih mudah dan murah sehingga bisa menjangkau negara berkembang.

 

Berita Lainnya


Direktur RSUD Mas Amsyar
Kabupaten Katingan

Direktur Rumah Sakit
E-Gov
Web SKPD
Jajak Pendapat

Bagaimanakah Kualitas Pelayanan RSUD-Kabupaten Katingan ?

  Sangat Tidak Bagus
  Tidak Bagus
  Bagus
  Sangat Bagus
Statistik

179260

Pengunjung hari ini : 23
Total pengunjung : 46781
Hits hari ini : 56
Total Hits : 179260
Pengunjung Online : 448
Ip :
Browser :